Monday, 24 December 2012

Titik kelemahan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Seringkali kita mengeluh dan mengadu , mengapa Allah tidak habis-habis menguji kita . Malahan diberi-Nya ujian yang sama setiap kali . Setelah satu , maka datang pula satu lagi masalah . Setelah habis dicuba dengan ujian yang merumitkan , didatangkan pula ujian yang menyesakkan dada . Sungguh indah perancangan Allah dalam mentarbiyah manusia . Allah yang Maha Mengetahui menguji manusia pada titik-titik kelemahan diri kita . Pada titik-titik yang lemah itulah , bertubi-tubi Allah datangkan ujian kepada hamba-Nya . Di ruang-ruang yang lemah itu Allah datangkan ujian maha berat sehingga manusia merasakan dia tidak lagi terdaya memikulnya .

Allah menciptakan manusia dengan kelemahan , namun Allah tidak membiarkan kita terus menerus hidup dalam kelemahan tersebut . Maka Allah datangkan ujian bertimpa-timpa pada titik kelemahan tersebut sebagai latihan untuk membina sebuah kekuatan . Seseorang individu yang lemah dalam ketaatan kepada Allah dan terjerumus ke lembah maksiat , maka pada titik maksiat itu Allah mengujinya berulang kali . Allah mengujinya dengan bakaran nafsu yang menyala , dan bisikan syaitan yang menggoda berkali-kali sehingga tewas ke lembah maksiat itu . Adapun , yang cuba bertaubat dan kembali kepada jalan Allah , namun , nafsu dan bisikan syaitan memanggil-manggil untuknya terjun ke lembah maksiat . Maka tiap kali itulah dia tewas dan kembali ingin bertaubat . Namun , Allah datangkan godaan demi godaan sebagai ujian sehingga manusia tewas . Kemudian dia kembali bertaubat , namun , masih lagi Allah mendatangkan kebaikan kepadanya sehingga hampir-hampir sahaja berputus asa dalam kemaksiatan .

Begitu jugalah dengan ujian-ujian Allah dari aspek kelemahan yang lain .  Persoalannya , mengapakah Allah menguji kita berulang-ulang kali pada titik kelemahan yang sama malah bertubi-tubi Allah datangkan ujian sehingga kita hampir berputus asa ?
Rasulullah s.a.w bersabda : Sekiranya Allah menginginkan kebaikan untuk seseorang itu , Allah akan mengujinya dengan kesusahan .
Maka , ujian yang Allah datangkan itu sebenarnya adalah untuk memberikan kebaikan kepada kita . Allah sebenarnya ingin memberi kita kekuatan dan menghilangkan dari kita kelemahan-kelemahan tersebut . Maka , Allah menguji kita pada titik yang lemah itu , agar dengan ujian itu , titik lemah itu akan menjadi salah satu kekuatan bagi individu tersebut . Allah ingin mentarbiyah manusia untuk memperbaiki kelemahan diri , maka Allah datangkan cubaan sebagai guru untuk mendidik . Untuk mengubah suatu kelemahan kepada kekuatan , ia memerlukan masa . Dan aku juga manusia yang menerima ujian daripada-Nya .


Friday, 14 December 2012

Bilangan Hari

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh .

Ya , bilangan hari . Itulah apa yang aku perhitungkan selama ni . Setiap detik , minit , jam , hari , minggu dan bulan . Aku masih tertunggu tunggu serta aku masih menghitung hari dan aku masih tertanya tanya mengapa doaku masih belum dikabulkan Allah . Ya , takdir . Itu yang membuatkan aku sangat yakin Dia itu Maha Adil , Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui . Sedang kita merencanakan sesuatu dalam hidup kita , kita tak sedar bahawa sudah ada Perancang yang terbaik yang telah merancang apa yang terbaik dalam hidup kita . Benar Kalam-Nya , ada yang kita suka , mungkin itu tidak baik bagi kita . Dan mungkin apa yang kita tidak suka itu walhal baik untuk kita . Maka aku serahkan segalanya pada Yang Esa kerana Dia Maha Kuasa . Aku hanya bergantung pada-Nya kerana aku hanya manusia biasa yang diciptakan-Nya . Mana mungkin apa yang dicipta itu lebih hebat daripada penciptanya :)

Semester dua , tiada apa yang lebih dan kurang bagiku . Semuanya sama . Pelajaranku , kawanku , semuanya melengkapi . Cuma aku cuba untuk menaik taraf diri aku yang aku rasakan masih ada bahagian di dalam diri aku yang masih belum dicuci . Aku bukan sempurna tapi aku cuba menjadi lebih baik . Bukankah itu yang baik bagi kita ? kadang kadang aku terfikir , apa benar hidup kita ini ibarat roda . Kadang kala di atas , kadang kala di bawah . Maka sebenarnya atas dan bawah itu ujian daripada Yang Esa . Kita sering meletakkan kesusahan yang diberikan-Nya itu merupakan ujian dan kesenangan yang diberikan-Nya itu merupakan nikmat . Jangan begitu . Ye benar kesenangan itu nikmat tetapi sebenarnya ia diselitkan dengan ujian . Semester dua , ye aku mengharapkannya habis dengan cepat . Begitu juga dengan sem tiga , empat dan mungkin sem lima . Aku berharap agar ianya habis dengan perkara baik :)

Setiap hari semenjak aku menetap di alam universiti di sini , aku hanya menadah tangan berdoa kepada-Nya agar Mekah itu menjadi tempat aku menuntut ilmu . Aku selalu berdoa . Selalu . Tiada satu hari aku tertinggal . Dengan harapan agar Dia mendengar dan memakbulkan . Tapi Dia lebih tahu apa yang terbaik bagiku . Kadangkala aku terfikir , apa mungkin Dia memberi aku menuntut ilmu di rumah-Nya jika aku masih kotor . Dan aku tahu Allah takkan mempersiakan hamba-Nya . Aku mengaku , aku sudah lemah berada disini . Aku yakin di rumah-Nya aku tenang dan damai . Disini aku sudah kurang senang , kurang gembira . Mungkin aku terlalu memilih dan ego . Tapi ini diri aku . Aku berhak untuk mengisi kotak hatiku dengan kedamaian dan mengisi kotak mindaku dengan ketenangan .

Aku harap harap dan berharap agar aku diberi peluang untuk menuntut ilmu disana . Aku sangat berharap . Terlalu berharap . Aku lemah disini . Terlalu lemah . Moga Dia mendengar doaku . Amin .