Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Seringkali kita mengeluh dan mengadu , mengapa Allah tidak habis-habis menguji kita . Malahan diberi-Nya ujian yang sama setiap kali . Setelah satu , maka datang pula satu lagi masalah . Setelah habis dicuba dengan ujian yang merumitkan , didatangkan pula ujian yang menyesakkan dada . Sungguh indah perancangan Allah dalam mentarbiyah manusia . Allah yang Maha Mengetahui menguji manusia pada titik-titik kelemahan diri kita . Pada titik-titik yang lemah itulah , bertubi-tubi Allah datangkan ujian kepada hamba-Nya . Di ruang-ruang yang lemah itu Allah datangkan ujian maha berat sehingga manusia merasakan dia tidak lagi terdaya memikulnya .
Allah menciptakan manusia dengan kelemahan , namun Allah tidak membiarkan kita terus menerus hidup dalam kelemahan tersebut . Maka Allah datangkan ujian bertimpa-timpa pada titik kelemahan tersebut sebagai latihan untuk membina sebuah kekuatan . Seseorang individu yang lemah dalam ketaatan kepada Allah dan terjerumus ke lembah maksiat , maka pada titik maksiat itu Allah mengujinya berulang kali . Allah mengujinya dengan bakaran nafsu yang menyala , dan bisikan syaitan yang menggoda berkali-kali sehingga tewas ke lembah maksiat itu . Adapun , yang cuba bertaubat dan kembali kepada jalan Allah , namun , nafsu dan bisikan syaitan memanggil-manggil untuknya terjun ke lembah maksiat . Maka tiap kali itulah dia tewas dan kembali ingin bertaubat . Namun , Allah datangkan godaan demi godaan sebagai ujian sehingga manusia tewas . Kemudian dia kembali bertaubat , namun , masih lagi Allah mendatangkan kebaikan kepadanya sehingga hampir-hampir sahaja berputus asa dalam kemaksiatan .
Begitu jugalah dengan ujian-ujian Allah dari aspek kelemahan yang lain . Persoalannya , mengapakah Allah menguji kita berulang-ulang kali pada titik kelemahan yang sama malah bertubi-tubi Allah datangkan ujian sehingga kita hampir berputus asa ?
Rasulullah s.a.w bersabda : Sekiranya Allah menginginkan kebaikan untuk seseorang itu , Allah akan mengujinya dengan kesusahan .
Maka , ujian yang Allah datangkan itu sebenarnya adalah untuk memberikan kebaikan kepada kita . Allah sebenarnya ingin memberi kita kekuatan dan menghilangkan dari kita kelemahan-kelemahan tersebut . Maka , Allah menguji kita pada titik yang lemah itu , agar dengan ujian itu , titik lemah itu akan menjadi salah satu kekuatan bagi individu tersebut . Allah ingin mentarbiyah manusia untuk memperbaiki kelemahan diri , maka Allah datangkan cubaan sebagai guru untuk mendidik . Untuk mengubah suatu kelemahan kepada kekuatan , ia memerlukan masa . Dan aku juga manusia yang menerima ujian daripada-Nya .